munafik /mu·na·fik/ a berpura-pura percaya atau setia dsb kpd agama dsb, tetapi sebenarnya dl hatinya tidak; suka (selalu) mengatakan sesuatu yg tidak sesuai dng perbuatannya; bermuka dua:
kbbi mengartikan munafik itu yaa seperti yang di atas. see? I'm fake. I'm hypocrite. muka dua. hah! kenapa? aku selalu mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatanku. yaps, aku selalu bilang: aku punya definisi kesuksesan tersendiri. aku bilang, sukses bukan masalah kamu kuliah di kampus favorit, bukan masalah kamu kuliah di jurusan terkeren, bukan masalah itu. bukan. sukses itu soal eksistensi diri. soal kamu yang menemukan tempat kuliahmu dan kamu ada, soal kamu yang menemukan jurusanmu dan kamu ada. kamu ada. ada di sana. nampak di sana. karena itu yang pas sama kamu. cukup pas di kamu, dan kamu ada, lalu kamu sukses. that's it. but, I'm bullshit. I'm liar. I'm fake. I'm hypocrite. karena toh nyatanya kakiku belum ada di lantai. masih melayang. mengkhayal. karena toh nyatanya aku masih nyiksa diri menuju kampus favorit. aku masih ngebego begoin diri selesai berperang dengan soal. aku masih mengkhawatirkan diri sendiri menunggu pengumuman. aku masih dikotori definisi sukses yang mainstream. dan definisi sukses yang kubuat sendiri itu yaa menguap entah ke mana. bah! FYI, aku idealis... tapi kemudian aku munafik. *muntah deh guwweeee*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar